Pages

Tuesday, May 11, 2010

FPI: Miyabi Pakai Bikini Sesuai Tempatnya



Gandapurnama - detikBandung

Bandung - Front Pembela Islam (FPI) Kota Bandung ingin membuktikan film 'Menculik Miyabi' yang dinyatakan lulus sensor ini dengan cara menontonnya langsung. Alhasil, film yang sempat menuai pro-kontra ini dianggap tidak melanggar norma.

"Tidak ada adegan ranjang di film tersebut. Saya menontonnya langsung. Dan film itu hanyalah film komedi," terang Ketua Dewan Syuro FPI Kota Bandung Hilman
Firdaus saat dihubungi detikbandung via ponsel, Jumat (7/5/2010).

Hilman sengaja menonton bersama istrinya ke bioskop yang berada di Mal BTC. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan apakah 'Menculik Miyabi' layak tayang atau tidak.

Dirinya menceritakan, selama menyaksikan film tersebut, Miyabi tidak begitu dominan menghiasi setiap adegan. Bahkan, jelas Hilman, kehadiran Miyabi di film
ini saat di awal dan akhir cerita. "Saya melihat Miyabi ini seperti tokoh figuran," terangnya.

Apakah Miyabi tampil seronok? "Saat menonton, tidak ada adegan di atas kasur atau yang hot lainnya. Paling saat Miyabi memakai bikini. Tetapi itu kan saat
adegannya berada di kolam renang. Jadi sesuai dengan tempatnya," ujarnya.

FPI aja mengatakan kalo Film MIYABI ini lulus sensor dan Halal.. bagaimana menurut anda...........??

kalo mas ahmed bilang sih oke-oke aja,,,, setuju

Sunday, May 9, 2010

THOMAS milik bangsa kita



JAKARTA, Kompas.com - Tim Piala Thomas Indonesia memastikan kemenangan atas Australia 5-0 dalam pertandingan pertama Grup D, Minggu (9/5/2010).

Setelah Simon Santoso memastikan kemenangan Indonesia 3-0, dua partai tersisa juga dimenangi Indonesia. Ganda kedua Nova Widianto/Muhammad Ahsan menang atas Raj Veeran/Jeff Tho 21-13 21-6 dalam waktu hanya 17 menit.

Poin kelima diraih tunggal putera Dionysius Hayom Rumbaka setelah menang dua game atas Stuart Gomez 21-12 21-10. Hayom yang melakukan debut di Piala Thomas menang dalam 21 menit.

Dengan kemenangan ini, Indonesia sementara memimpin klasemen Grup D. Senin (10/5) Taufik Hidayat dkk akan ditantang India. Sementara India akan menghadapi Australia pada pertandingan terakhir, Selasa (11/5)..

Dalam pertandingan Grup A, juara bertahan Piala Thomas, China mengalahkan Peru juga dengan telak 5-0.

Hasil lengkap:
Taufik Hidayat [INA] -[AUS] Jeff Tho 21-12 21-12
Markis Kido/Hendra Setiawan [INA]-Ross Smith/Glenn Warfe [AUS] 21-14 24-22
Simon Santoso [INA]-Chad Whitehead [AUS] 21-13 21-4
Nova Widianto/Muhammad Ahsan [INA]-Raj Veeran/Jeff Tho [AUS] 21-13 21-6
Dionysius Hayom Rumbaka [INA]-Stuart Gomez [AUS] 21-12 21-10

Friday, May 7, 2010

Download Menculik MIyabi disini...



http://www.sahabatsejati.com/film/menculik-miyabi-download-film-menculik-miyabi.html

Menculik miyabi




JAKARTA, KOMPAS.com — Produser Maxima Pictures, Ody Mulya Hidayat, menargetkan film barunya berjudul Menculik Miyabi dapat melebihi kesuksesan film Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih. Setidaknya, film yang ikut dibintangi oleh pemain panas Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi, ini bisa menarik lebih dari 3 juta penonton di Indonesia.

"Tetapi kami serahkan ke penonton Indonesia. Saat ini penonton juga sedang lesu-lesunya," ungkap Ody di sela-sela peluncuran film Menculik Miyabi di FX Plaza, Jakarta, Kamis (6/5/2010).

Dia berharap, kehadiran Miyabi dalam film ini diterima masyarakat dan bisa menggaet banyak penonton. Ody mengaku sengaja mengajak Miyabi guna membangkitkan kembali gairah film Indonesia. Pasalnya, saat ini industri perfilman Indonesia tengah lesu.

"Saya bersemangat untuk melahirkan inovasi tebaru. Karena kemarin saya lihat perfilman Indonesia lagi lesu, jadi saya mau ajak Miyabi main film," ujar Ody. Akhirnya, kerja kerasnya terbayar saat film yang mengambil nama besar Miyabi itu bisa tayang di semua bioskop di Indonesia mulai hari ini.

Wednesday, April 28, 2010



setuju aku,,,, setuju menolak...

Pencalonan Julia Perez sebagai pejabat di Kabupaten Pacitan lagi-lagi menemui kerikil tajam. Setelah mendapat penolakan dari beberapa elemen, penolakan kini juga datang dari ormas Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama. Namun, Jupe tak mau ambil pusing dan lebih memilih cuek dan santai.

"NU kan baru muktamar, katanya NU tidak berpolitik praktis, ketahuan dari hasil muktamarnya seperti itu. Kalau sekarang statement-nya kayak begitu, berarti NU nggak konsisten dengan hasil muktamarnya dong. Tapi, bagi saya itu mungkin sifatnya personal, cuma seseorang kyai saja. Nggak apa-apa sih," ujar kuasa hukum Jupe, Gusti Randa, saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (28/04) siang.

Namun meski begitu, Jupe melalui Gusti Randa mengaku tak kecewa dengan penolakan dari NU. Baginya, ciri khas seorang pemimpin besar itu harus kebal dengan kritik dan penolakan dari beberapa elemen.

"Kita sih nggak kecewa lah. Pemimpin besar itu harus dikritik, dan pernah mengalami penolakan. Ingat pada zaman Nabi, Nabi itu ditolak sama daerah asalnya, jadi memang harus seperti itu," pungkas Gusti

कालों बुपति पसितन,,,,,, मनाबिसा टहन्न्न.



Julia Perez, atau sering disingkat Jupe (lahir di Jakarta, 15 Juni 1980; umur 29 tahun; terlahir dengan nama Yuli Rachmawati) adalah penyanyi dangdut, model, pemain sinetron dan presenter Indonesia. Ia seringkali berpenampilan dan berfoto seksi dan dijuluki "bom seks".[1][2][3] Ia memulai karirnya di Perancis. Perkenalannya dengan model pria Damien Perez (Yusuf Perez) yang kemudian menjadi suaminya membuka kesempatan awal dirinya tampil sebagai model majalah FHM dan Maxim di Perancis. Dengan penampilannya dalam FHM dan Maxim, Jupe mendapat nominasi 100 wanita terseksi versi majalah FHM dan Maxim.

Namanya mulai dikenal setelah ia memerankan beberapa sinetron dan film layar lebar.[4] Pada bulan April 2008, Julia Perez menyatakan terjun ke dunia dangdut.[5] Ia lalu merilis album perdananya yang berjudul Kamasutra. Dalam album tersebut Jupe menyertakan kondom yang diselipkan dalam sampul setiap albumnya.[6] Meski Jupe menyatakan alasan penyertaan kondom dalam setiap albumnya tersebut adalah untuk mencegah penyebaran penyakit HIV/AIDS serta mempromosikan safesex dan Keluarga Berencana (KB),[7] namun banyak pihak yang menilai tindakannya tersebut adalah bentuk tindakan asusila dan dukungan terhadap budaya seks bebas. Bahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta menyatakan secara terang-terangan bahwa tindakan Jupe tersebut bisa diinterpretasikan sebagai dukungan terhadap seks bebas.[8] Akibat dari penampilannya yang seksi serta album Kamasutra yang berbonus kondom, ia banyak dicekal di Indonesia, seperti di Nusa Tenggara Barat, Riau, Palembang, Balikpapan dan Bengkulu.[9]

Kompor Minyak, Apa Kabarmu?
Kompor Bertahan dengan Alumunium Rongsokan

बी M. Rizal Maslan - detikNews